Review ‘Terminator Genisys’, Aksi Seru Lewat Mesin Waktu

Posted on 26 Juni 2015

0


review-terminator-genisys-aksi-seru-lewat-mesin-waktu

Pemain: Arnold Schwarzenegger, Jason Clarke, Emilia Clarke, Jai Courtney, Matt Smith, J.K. Simmons, Lee Byung Hun, Douglas Smith

Sutradara: Alan Taylor

Skenario: Laeta Kalogridis & Patrick Lussier

Durasi: 125 menit

Sinopsis:

Pada tahun 2029, John Connor (Jason Clarke) menjadi pemimpin manusia dalam peperangan panjang yang mengerikan melawan para robot dan mesin yang dikendalikan oleh Skynet. John yang menyadari salah satu dari robot itu merupakan T-1000 (Lee Byung Hun) yang telah membunuh ibunya, Sarah Connor di masa lalu.

John berupaya untuk mencegahnya dengan mengirim orang kepercayaannya, Kyle Reese (Jai Courtney) kembali ke tahun 1984 dengan menggunakan mesin waktu. Kyle harus menemukan dan menjaga Sarah agar tak terbunuh oleh para robot. Namun saat kembali ke tahun 1984, Kyle mendapati Sarah sudah dijaga oleh T-800 alias Terminator (Arnold Schwarzenegger) sejak ia masih kecil.

Orangtua Sarah dibunuh oleh kaum robot yang menyamar sebagai manusia. Sarah diselamatkan oleh Terminator yang sudah dianggap sebagai kakeknya sendiri dengan panggilan ‘pops’. Misi mereka awalnya tidak berjalan lancar karena muncul konflik diantara mereka.

Sarah berusaha meyakinkan Kyle kalau Terminator memang sudah diprogram untuk melindunginya dan tak akan berkhianat pada bangsa robot. Sedangkan Kyle merasa misi yang dijalankan kurang sesuai dengan apa yang ia rencanakan sebelumnya.

Setelah mengatasi masalah di tahun 1984, misi mereka belum selesai. Kyle, Sarah dan Terminator harus maju ke tahun 2017 untuk mencegah beroperasinya Skynet secara universal. Kalau Skynet sampai diluncurkan secara massal maka manusia akan dikuasai oleh robot dan mesin.

Bukan usaha yang mudah bagi mereka karena Skynet sudah mengantisipasi rencana tersebut dengan mengirimkan John Connor ke tahun yang sama. Mereka bertiga harus mencari cara lain untuk bisa menghancurkan Skynet, karena ada John Connor yang menjaga Skynet dengan ketat dan tanpa kompromi.

Review:

Terminator Genisys merupakan film kelima dari seri Terminator. Meski begitu film yang disutradarai Alan Taylor ini bukanlah sambungan dari film keempat maupun ketiga. Bisa dibilang Terminator Genisys merupakan reboot dan pengembangan cerita dari Terminator pertama (1984) dan kedua (1991).

Dua film yang disutradarai James Cameron itu menjadi dasar cerita bagi Terminator Genisys. Bahkan Terminator Genisys direncanakan sebagai film trilogi sehingga akan dibuatkan dua film lagi. Kesuksesan The Terminator dan Terminator 2: Judgement Day menjadi ide dasar penulis skenario dan sutradara Terminator Genisys untuk meramu cerita dan adegan-adegan yang lebih menarik.

Film ketiga dan keempat memang tidak berhubungan dengan film kelima ini karena dinilai kurang menarik dan memang kurang berhasil di pasaran. Strategi tersebut cukup bagus sehingga Terminator Genisys terasa menarik dan menghibur. Mereka yang tidak menonton film pertama dan keduanya pun tetap bisa menikmati Terminator Genisys.

Yang menarik adalah ide melintas waktu dengan menggunakan mesin waktu. Di empat film sebelumnya, hal ini hanya menjadi wacana. Namun di film kelima ini dimasukkan ke dalam adegan. Perpindahan ke tahun 1984 terasa mulus dan dengan visualisasi yang memukau. Begitu juga saat melompat ke tahun 2017, nuansanya juga terasa berbeda dan kembali ditampilkan dengan sangat lancar.

Yang menarik lagi, kalau film-film Terminator sebelumnya menampilkan sudut pandang John Connor maupun Sarah Connor, kali ini justru dari sisi Kyle Reese yang diceritakan sebagai ayah dari John. Adegan eksyen yang ditampilkan juga lumayan seru dan memikat. Dari segi cerita juga memuat nilai filosofis, diantaranya manusia semakin tergantung pada mesin dan bahkan sudah mulai dikuasai oleh mesin dalam berbagai bentuk.

Kehadiran kembali Arnold Schwarzenegger yang sempat absen di film keempat jadi ikut mengangkat kualitas film ini. Akting mantan Gubernur California ini sebagai manusia robot yang tangguh dan tanpa emosi memang sangat pas. Arnold memang sudah terlihat semakin menua tapi performanya masih prima. Ia seperti petikan dialog yang diucapkannya di film ini, “Tua tapi tidak usang”.

Pemain lainnya juga tampil dengan bagus. Bahkan ada aktor peraih Oscar di tahun ini, J.K. Simmons, yang berperan sebagai Detektif O’Brien. Buat penyuka film eksyen apalagi penggemar film Terminator dan Arnold Schwarzenegger, jangan sampai ketinggalan menyaksikan Terminator Genisys yang sudah rilis di Indonesia sejak 24 Juni kemarin.

Posted in: Entertainment, Movie