Festival Daging Anjing Yulin Masih Terus Diadakan

Posted on 22 Juni 2015

0


festival-daging-anjing-yulin-masih-terus-diadakan

Festival menyantap anjing di Yulin telah menjadi perhatian aktivis penyayang binatang beberapa tahun belakangan. Pada perayaan festival itu, ribuan anjing dibantai untuk kemudian dimakan dalam perayaan untuk menyambut summer solstice (waktu di mana matahari mencapai titik tertinggi atau terendahnya yang terjadi pada musim panas).

Sebuah video yang menunjukkan pembantaian keji itu memperlihatkan anjing-anjing yang dikurung dalam kandang kecil kemudian dibunuh dengan cara dipukul hingga mati. Setelah itu, bulu mereka dibakar dengan obor las setelah itu mereka dilempar ke dalam air mendidih.

Pemerintah setempat mengatakan bahwa festival tersebut telah dilarang dan dihapuskan setelah dunia internasional menyerukan kemarahan mereka terhadap perlakuan mengerikan terhadap anjing-anjing selama festival. Mereka juga telah membunuh sekira 10 ribu anjing dan kucing agar tidak dapat diambil untuk dijual.

“Kekejaman kepada anjing dan orang-orang yang merasa sakit melihat penderitaan mereka sangat berbeda dengan cinta dan perlakuan lembut warga China yang menyayangi piaraan mereka,” kata aktivis dari Humane Society International. Adam Parasacandola sebagaimana dilansir Mirror, Senin (22/6/2015).

Adam adalah orang yang merekam pembunuhan keji yang dilakukan pada anjing-anjing yang menjadi konsumsi selama festival.

Penduduk lokal tampaknya tidak peduli dengan pernyataan dan aksi pemerintah tersebut. Mereka tetap berkumpul memakan daging anjing dan leci untuk merayakan summer solstice. Hanya agak berbeda dengan sebelumnya, mereka tidak membantai anjing-anjing di jalan secara terbuka melainkan melakukannya dengan diam-diam.

Posted in: Dunia, News