Penyebab Gelombang Panas di India

Posted on 29 Mei 2015

0


penyebab-gelombang-panas-di-india

Bencana alam terjadi di Indonesia. Fenomena munculnya gelombang panas yang mencapai 50 derajat celcius mengakibatkan ribuan orang mati. Dikabarkan sudah lebih dari 1.100 orang tewas akibat serangan gelombang tersebut yang tidak hanya membakar manusia tetapi juga melelehkan aspal yang ada.

Berdasarkan analisis dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), fenomena ini terjadi karena adanya perluasan pola musim panas yang terjadi di negara tersebut. Adanya fenomena aliran udara panas yang terjadi di Indonesia mengakibatkan lahirnya gelombang panas tersebut.

“Beberapa hari yang lalu kita dikejutkan dengan fenomena aliran udara panas yang melanda India, di mana dilaporkan sekitar 1.100 orang meninggal dunia di wilayah Andrha, Pradesh dan Telanggana. Badan Meteorogi India mencatat suhu udara pada 26 mei 2015 mencapai 48 derajat celcius, bahkan hingga malam hari pun dilaporkan suhu udara tetap panas,” kata Kepala Bidang Informasi Meteorologi Publik BMKG, A. Fachri Radjab mengawali penjelasannya.

Penyebab utama fenomena ini adalah terjadinya perluasan pola musim panas di India. Suhu udara naik sekitar 5 derajat celcius dari suhu yang seharusnya. Ketika melewati permukaan, suhu menyebar dan bertambah panas. Aliran udara panas ini akhirnya memanggang apa pun yang dilewatinya.

Para peneliti BMKG memperkirakan bahwa aliran gelombang panas tersebut masih akan bertahan hingga 5 hari ke depan di wilayah utara dan timur laut India. BMKG memberikan peringatan kepada warga Indonesia yang tinggal di wilayah tersebut agar mewaspadai datangnya udara panas tersebut.

Data paling terbaru, korban akibat gelombang panas di India sudah menembus angka 1.118 jiwa. Pemerintah memberlakukan peraturan agar penduduk tak keluar rumah, namun tetap saja masih ada masyarakat yang keluar dari rumahnya, hingga akhirnya terkena gelombang panas.

Posted in: Dunia, News