Presenter Berita ‘Redaksi Pagi’, Andrie Djarot Meninggal Dunia karena Phenomonia

Posted on 13 Mei 2015

0


presenter-berita-redaksi-pagi-andrie-djarot-meninggal-dunia-karena-phenomonia

Kabar duka kembali menyelimuti dunia jurnalis di tanah air. Dunia presenter tanah air telah kehilangan salah satu sosok muda yang berbakat yang kerap menyapa pemirsa di pagi hari untuk membawakan kabar-kabar terkini. Andrie Djarot, salah satu presenter berita pagi ‘Redaksi Oagi Trans 7’ telah mengehembuskan nafas terakhir pada Selasa (12/5/2015) pukul 01.50 WIB.

Andrie sendiri meninggal dia usinya yang masih cukup muda yakni 35 tahun. Hal ini diungkapkan oleh H. Ilham Bintang melalui akun twitternya. Ilham sendiri mengaku terjejut mendengar kabar kematian Andrie yang mendadaka tersebut.

Melalui akun Twiiternya Ilham menuliskan beberapa ungkapan bela sungkawa bagi almarhum Andrie Jarot.

“Pulang Jogging tadi dikejutkan oleh kabar jurnalis muda, Andrie Djarot tlah berpulang dlm usia sangat muda, 35 tahun,” tulisnya.

“Rasanya sulit untuk percaya, tetapi nyata : rekan Andrie Djarot telah kepangkuan illahi Rabbi Selasa dinihari pukul 01.50 WIB,” tambah Ilham di akun @Ilham_bintang.

“Andrie Djarot adalah wartawan muda yang penuh harapan, energik, rajin belajar dan kritis. Dunia pers tentu kehilangan bibit bagus,” tulis Ilham.

Tak hanya mengucapkan bela sungkawa, Ilham juga mengungkap penyebab kematian Andrie yang selama ini terkena penyakit Phenomonia yang telah menggerogoti tubuhnya selama 3 bulan terakhir ini.

“Andrie menghembuskan nafas terakhir akibat penyakin phenomonia yang menggerogoti tubuhnya 3 bulan terakhir. Selamat jalan kawan. Alfatihah,” tulisnya.

Sosok Andrie Djarot sendiri memang dikenal sebagai seseorang yang giat dalam bekerja hal ini terlihat kala almarhum yang mengunggah sebuah foto terakhir di akun Instagram sebelum meninggal. Foto terakhir tersebut terakhir diunggah oleh Andrie pada 21 April 2015 tepat di Hari Kartini dimana dia sendiri tengah membawakan acara ‘Redaksi Pagi’ edisi Hari Kartini 2015.

Tentu kepergian Andrie Djarot menyisahkan kesedihan yang mendalam bagi seluruh keluarga dan kerabat serta meninggalkan banyak kenangan yang tidak terlupakan bagi orang-orang dekatnya terutama rekan-rekan tim berita yang selama ini dia bawakan.

Kabar yang beredar menyebutkan jika almarhum Andrie tengah disemayamkan di rumah duka, Raden Inten, Duren Sawit, sebelum di disalatkan di masjid Nurul Qalbi. Rencananya sendiri almarhum akan di semayamkan di dekat pemakaman sang ayah, Djarot Santoso di TPU Maayang Sari, Jati Asih, Jakarta Timur pada Selasa (12/5/2015).

Ditandai: