Sejarah Munculnya April Mop

Posted on 2 April 2015

0


Sejarah-Munculnya-April-Mop

Hari April Mop atau Fools’ Day adalah salah satu hari yang masih menjadi tanda tanya sampai saat ini. Asal-usulnya tidak pasti. Beberapa melihatnya sebagai perayaan yang terkait dengan pergantian musim, sementara yang lain percaya itu berasal dari penerapan kalender baru.

Budaya kuno, termasuk budaya bangsa Romawi dan Hindu, merayakan Hari Tahun Baru pada sekitar 1 April. Hal itu mengikuti ekuinox vernal (titik Musim Semi Matahari menandai dimulainya musim semi astronomis, 20-21 Maret).

Pada abad pertengahan, sebagian besar Eropa merayakan tanggal 25 Maret sebagai awal tahun baru, Hari Raya Kabar Sukacita.

Kemudian, pada 1582, Paus Gregorius XIII memerintahkan diberlakukannya kalender baru (Kalender Gregorian) untuk menggantikan Kalender Julian tua.

Kalender baru tersebut menetapkan Hari Raya Tahun Baru jatuh pada tanggal 1 Januari, Prancis kemudian mengadopsi kalender itu dan merayakan 1 Januari sebagai Hari Raya Tahun Baru.

Menurut penjelasan populer, banyak orang, baik yang menolak untuk menerima tanggal baru,atau yang tidak mengetahui hal itu, terus merayakan Hari Tahun Baru pada tanggal 1 April. Orang lain mulai mengolok-olok mereka yang dianggap tradisionalis ini, mengatakan mereka melaksanakan ‘tugas bodoh’ dan mengatakan mereka melakukan percaya sesuatu yang palsu. Akhirnya, praktek ‘1 Januari’ menyebar ke seluruh Eropa.

Namun, setidaknya ada dua kesulitan dengan penjelasan ini. Yang pertama adalah bahwa hal itu tidak sepenuhnya menjelaskan penyebaran Hari April Mop ‘ke negara-negara Eropa lainnya. Kalender Gregorian tidak diadopsi oleh Inggris sampai tahun 1752, tapi Hari April Mop sudah sering diarayakan di sana pada saat itu. Yang kedua adalah bahwa tidak ada bukti historis langsung untuk penjelasan ini.

Penjelasan lain tentang asal-usul Hari April Mop diberikan oleh Joseph Boskin, seorang profesor sejarah di Universitas Boston. Dia menjelaskan bahwa praktek dimulai pada masa pemerintahan Constantine, ketika sekelompok pelawak dan badut mengatakan kepada kaisar Romawi bahwa mereka bisa melakukan pekerjaan yang lebih baik apablia diberi kesempatan memimpin kekaisaran. Constantine, yang merasa terhibur, memberi kesempatan pada badut bernama Kugel menjadi raja selama satu hari. Kugel mengeluarkan sebuah dekrit yang menyerukan absurditas pada hari itu, dan kebiasaan itu menjadi acara tahunan.

Penjelasan yang dimuat dalam artikel Associated Press ini dicetak oleh banyak surat kabar pada tahun 1983 mampu menarik perhatian publik . Hanya ada satu yang menyadari, Boskin telah mengarang keseluruhan cerita tersbut. Butuh beberapa minggu untuk AP untuk menyadari bahwa mereka Sebenarnya korban dari lelucon April Fools itu sendiri.

Hari ini, April Mop dirayakan di sebagian besar wilayah Eropa dengan tradisi dan cara masing-masing negara. Apakah di Indonesia orang-orang juga merayakan April Mop?

Lalu, bagaimana sejarahnya hingga ada April Mop ini? Semoga Anda tidak ‘tertipu’ dengan judul di atas.

Ditandai:
Posted in: Fun, Misteri